• Tafsir
  • Aqidah
  • Hadits
  • Fiqh
  • Manhaj
  • Kitab
  • Nisa
  • Siroh
  • Tazkiyah
  • Kisah
  • Fawaid
  • Jejak Salaf
  • BHS

Home Aqidah

Redaksi Majalah

  • Dewan Redaksi
  • Pengantar Redaksi
  • Surat Pembaca
  • Kios Majalah di kota anda

Produk Al Furqon

  • Gratis 1 Majalah Al Furqon
  • Langganan Majalah Al Furqon
  • 150 ribu dapat 50 eks edisi lama
  • Bundel Majalah

Menu

  • Home
  • Link
  • Buku Tamu
  • Download
  • About Us

Info Majalah

Banner

Pertanyaan dan Konsultasi

HP:   085 230 390 536

Fax: 031-3940347

Ruang Iklan

Herbal Reaksi Cepat

Hari Ini


Pengunjung

free hit counter
free hit counter
Majalah Al Furqon


Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates
Aqidah
Imam Syafi'i

Mengenal Imam Syafi'i rohimahulloh Lebih Dekat

Oleh: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi

 

TAQDI M
Segala puji bagi Alloh yang membangkitkan
para ulama, penerus dakwah nabawiyyah. Mereka
menunjuki orang yang tersesat jalan, sabar menghadapi
rintangan, menghidupkan orang mati hati
dengan al-Qur‘an, dan menyalakan cahaya Alloh
untuk orang-orang yang terlelap dalam kebutaan.
Betapa banyak korban Iblis yang mereka sembuhkan
dan betapa banyak orang tersesat kebingungan
yang mereka selamatkan!
Alangkah besarnya jasa mereka terhadap manusia,
tetapi alangkah jeleknya balasan manusia
kepada mereka! Mereka menepis segala penyelewengan
orang-orang yang berlebih-lebihan,
kedustaan pembela kebatilan, dan penafsiran
orang-orang jahil yang kebingungan — yang melepaskan
tali fitnah dan mengibarkan bendera
kebid’ahan, mereka berselisih dalam al-Qur‘an,
menyelisihi kandungan al-Qur‘an, dan bersatu
untuk meninggalkan al-Qur‘an, mereka berkata
tentang Alloh dan kitab-Nya tanpa dasar ilmu,
menyebarkan syubhat untuk menipu manusia
yang dungu. Kita berlindung kepada Alloh dari fitnah
yang menyesatkan.1

TAQDIM

Segala puji bagi Alloh yang membangkitkan para ulama, penerus dakwah nabawiyyah. Mereka menunjuki orang yang tersesat jalan, sabar menghadapi rintangan, menghidupkan orang mati hati dengan al-Qur‘an, dan menyalakan cahaya Alloh untuk orang-orang yang terlelap dalam kebutaan. Betapa banyak korban Iblis yang mereka sembuhkan dan betapa banyak orang tersesat kebingungan yang mereka selamatkan!

Alangkah besarnya jasa mereka terhadap manusia, tetapi alangkah jeleknya balasan manusia kepada mereka! Mereka menepis segala penyelewengan orang-orang yang berlebih-lebihan, kedustaan pembela kebatilan, dan penafsiran orang-orang jahil yang kebingungan — yang melepaskan tali fitnah dan mengibarkan bendera kebid’ahan, mereka berselisih dalam al-Qur‘an, menyelisihi kandungan al-Qur‘an, dan bersatu untuk meninggalkan al-Qur‘an, mereka berkata tentang Alloh dan kitab-Nya tanpa dasar ilmu, menyebarkan syubhat untuk menipu manusia yang dungu. Kita berlindung kepada Alloh dari fitnah yang menyesatkan.1

Di antara deretan para ulama tersebut—insyaAlloh—adalah Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi’i. Alloh telah mengangkat derajat beliau dan mengharumkan nama beliau sampai detik ini.

Imam Syafi’i termasuk ulama pembaharu agama yang menyeru manusia untuk kembali kepada al-Qur‘an dan Sunnah serta meninggalkan ilmu kalam. Oleh karenanya, dalam setiap karya beliau bertaburan ayat-ayat dan hadits-hadits dengan ditunjang oleh dalil-dalil akal dan bantahan terhadap setiap yang menyelisihinya.

Read more...
 
Sumpah dengan selain Alloh
Alhamdulillah, segala puji dan syukur hanya
milik Alloh Ta’ala, yang telah menciptakan manusia
untuk beribadah kepada-Nya.
Sholawat dan salam semoga selalu tercurahkan
kepada Nabi Muhammad n yang diutus oleh
Alloh sebagai suri teladan bagi kaum muslimin
dalam berubudiyah kepada Alloh Ta’ala.
Amma ba’du:
Di antara konsekuensi tauhid dan bukti nyatanya
adalah mewaspadai dan meninggalkan segala
bentuk kesyirikan, baik yang berupa perbuatan
maupun perkataan, yang akan mengurangi kemurnian
tauhid atau bahkan membatalkannya.
Akan tetapi, mayoritas kaum muslimin tidak
memahami hakikat keimanan yang mulia ini, sehingga
muncul dari lisan mereka ucapan-ucapan
yang mengandung makna kesyirikan, disadari
atau tidak. Di antara ucapan yang sering terlontar
dari lisan sebagian mereka sebagai berikut: “Demi
langit dan bumi, demi penjaga pantai selatan,
demi wali fulan, demi hidupmu, demi kedudukanmu…”
dan ucapan-ucapan yang semisal.
Nah, apakah hukum dari ucapan-ucapan di
atas dalam pandangan syari’at Islam? Sebelumnya
perlu diketahui bahwa ucapan-ucapan di atas
dikenal dalam istilah bahasa Arab dengan
yang artinya “sumpah”.
Sumpah pada asalnya diucapkan untuk menguatkan/
mengokohkan sesuatu yang diinginkan
dengan ucapan-ucapan yang khusus. Sumpah
adalah sebagai bentuk pengagungan kepada
Alloh Ta’ala. Oleh karenanya, seseorang yang
ingin
bersumpah wajib bersumpah dengan nama
dan sifat Alloh Ta’ala, karena bersumpah dengan
selain Alloh adalah perbuatan syirik yang mengurangi
kesempurnaan tauhid dan terkadang bisa
membatalkannya sesuai dengan keyakinan yang
bersumpah, sebagaimana yang akan dijelaskan.

Oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, MA 

Alhamdulillah, segala puji dan syukur hanya milik Alloh Ta’ala, yang telah menciptakan manusiauntuk beribadah kepada-Nya.

Sholawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad shollallohu 'alaihi wa sallam yang diutus oleh Alloh sebagai suri teladan bagi kaum muslimin dalam berubudiyah kepada Alloh Ta’ala. Amma ba’du:

Di antara konsekuensi tauhid dan bukti nyatanya adalah mewaspadai dan meninggalkan segala bentuk kesyirikan, baik yang berupa perbuatan maupun perkataan, yang akan mengurangi kemurnian tauhid atau bahkan membatalkannya.

Akan tetapi, mayoritas kaum muslimin tidak memahami hakikat keimanan yang mulia ini, sehingga muncul dari lisan mereka ucapan-ucapan yang mengandung makna kesyirikan, disadar iatau tidak. Di antara ucapan yang sering terlontar dari lisan sebagian mereka sebagai berikut: “Demi langit dan bumi, demi penjaga pantai selatan, demi wali fulan, demi hidupmu, demi kedudukanmu…”dan ucapan-ucapan yang semisal.

Nah, apakah hukum dari ucapan-ucapan diatas dalam pandangan syari’at Islam? Sebelumnya perlu diketahui bahwa ucapan-ucapan di atas dikenal dalam istilah bahasa Arab dengan alhalifu yang artinya “sumpah”. Sumpah pada asalnya diucapkan untuk menguatkan/mengokohkan sesuatu yang diinginkan dengan ucapan-ucapan yang khusus.

 

Read more...
 
Kematian Pemimpin "Global Ikhwan"

majalah al furqon

Pemimpin “Global Ikhwan”, Ashaari Muhammad, akhirnya meninggal dunia pada tanggal 13 Mei 2010 lalu. Ada apa dengan kematiannya? Siapakah dia? Apakah “Global Ikhwan” yang dipimpinnya? Apakah mereka sekarang sudah menyebar di Indonesia? Sejauh apa kesesatan mereka dan apakah sekarang masih berbahaya? Inilah pertanyaan-pertanyaan yang insya Alloh akan pembaca temukan jawabannya di dalam kajian kita kali ini.

Siapakah Ashaari Muhammad?

Ashaari Muhammad adalah lelaki berkelahiran 30 Oktober 1937. Oleh pengikutnya, Ashaari Muhammad biasa dipanggil Abuya atau Buya. Abuya A.M. (untuk selanjutnya penulis singkat seperti ini) adalah alumnus Ma’had Hishamuddin yang bertempat di Klang, Selangor, Malaysia.

Tahun 1966: Abuya A.M., yang beraqidah Asy’ariyyah dan beraliran tasawuf al-Ghazali ini, sakit keras selama empat bulan. Dia mengaku, pada saat itu dia bertemu dengan para ulama dan mengaji kepada mereka.
Abuya A.M. yang pernah bergabung dengan Ikhwanul Muslimin dan kemudian Jama’ah Tabligh ini, pada tahun 1967 bersuluk selama dua tahun di sebuah rumah yang disebut “Rumah Putih”. Di rumah itulah dia mengaku bermimpi bertemu dengan Muhammad bin Abdillah as-Suhaimi (meninggal pada tahun 1925), yang diyakini sebagai Imam Mahdi olehnya.

 

Read more...
 
More Articles...
  • Ilmu Tenaga Dalam
  • Tumbal dalam pandangan Islam
  • Ramalan Kiamat. Benarkah?


Edisi 2/3 Tahun Ke - 10 (106)

Jawa Rp. 12.000. Luar Jawa Rp. 13.000

Soaljawab

  • Keluarga Sakinah
  • Jual Beli
  • Seputar Masalah Sholat
  • Masalah Ghaib

situs ulama

  • Syaikh Abdul Aziz bin Baz
  • Syaikh Nashiruddin Al Albani
  • Syaikh Al Utsaimin
  • Syaikh Sholih Al Fauzan
  • Syaikh Rabi Al Madkhali

situs asatidz

  • Ustadz Abu Ubaidah As Sidawi
  • Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf

Link Web Islami

  • Maktabah Abu Muhammad
  • Jadwal Kajian Salaf
klik-anda-menuju-tasjilat alfurqon

Isi Majalah Al Furqon 106

Soal Jawab:

- Bila hari raya jatuh pada hari jum'at

- Wudhunya pemakai gigi palsu

- Membuat jamaah jum'at sendiri

Soal Jawab Muamalat:

- Batasan teras masjid

Manhaj:

- Fenomena ustadz palsu

- Kaidah-kaidah seputar fatwa

Atsar:

- Katakan "Allohu A'lam" kalau  tidak tahu

Aqidah:

- Sumpah dgn selain Alloh

Fatawa Syafi'iyah:

- Mengenal Imam Syafii lebih dekat

Ekonomi Islam:

- Umat Islam berniaga mengapa tidak?

Tazkiyatus Nufus:

- Sholat malam hukum dan adabnya

Kitab:

- Studi kritis buku ESQ

- Takfir pemikiran khowarij gaya baru

- Jangan gegabah memvonis kafir

Jejak Salafush Sholih

- Abu Bakar Ash-Shiddiqul Akbar

Bahasa Arab:

- Bab ketiga: Fi'il ditinjau penyusunannya

Nisa:

- Hukum seputar kholwat

Tafsir:

- Meraih hikmah puasa dgn ilmu dan amal

Fiqh:

- Kaidah fiqh seputar puasa

- Masalah kontemporer seputar puasa

- Pembatal puasa di zaman modern

Sunnah dan Bid'ah:

- Sholat hari raya di tanah lapang

Khutbah Idul Fithri:

- Arti sebuah kedamaian

Penunjuk Arah Kiblat

, Powered by Joomla! and designed by abu muhammad web hosting

valid xhtml valid css