• Tafsir
  • Aqidah
  • Hadits
  • Fiqh
  • Manhaj
  • Kitab
  • Nisa
  • Siroh
  • Tazkiyah
  • Kisah
  • Fawaid
  • Jejak Salaf
  • BHS

Home Manhaj

Redaksi Majalah

  • Dewan Redaksi
  • Pengantar Redaksi
  • Surat Pembaca
  • Kios Majalah di kota anda

Produk Al Furqon

  • Gratis 1 Majalah Al Furqon
  • Langganan Majalah Al Furqon
  • 150 ribu dapat 50 eks edisi lama
  • Bundel Majalah

Menu

  • Home
  • Link
  • Buku Tamu
  • Download
  • About Us

Info Majalah

Banner

Pertanyaan dan Konsultasi

HP:   085 230 390 536

Fax: 031-3940347

Ruang Iklan

Herbal Reaksi Cepat

Hari Ini


Pengunjung

free hit counter
free hit counter
Majalah Al Furqon


Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates
Manhaj
Fenomena Ustadz Palsu

Hiruk pikuknya dunia modern dengan pernikperniknya menyebabkan manusia mengalami kekeringan rohani dan haus akan ilmu agama. Kecenderungan masyarakat yang haus ilmu agama ini diiringi dengan munculnya ustadz-ustadz muda di berbagai media massa yang menawarkan berbagai metode keagamaan. Ada yang menawarkan manajemen qolbu, ada pula yang menyemarakkan dzikir-dzikir bersama dan hal-hal lainnya yang bernuansa menyelisihi Sunnah.

Banyak dari kaum muslimin yang terhanyut di dalam buaian hidangan yang disuguhkan oleh ustadz-ustadz tersebut. Bagi mereka, yang penting rohani yang kering dapat terpuaskan. Karenanya, tidak mengherankan jika sekarang ini banyak orang-orang yang memanfaatkan peluang ini, sehingga ke dalam bidang ilmu dan dakwah masuklah orang-orang yang bukan ahlinya dengan berbagai latar belakang yang beraneka ragam seperti pelawak, penyanyi, fotomodel, dan ilmuwan yang jauh dari ilmu agama yang shohih.

 
Menolak Pluralisme

MENOLAK PLURALISME

 

DENGAN HUJJAH

 

Disusun oleh: Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah


Ketika para ulama Sunnah menangkis gelombang aliran-aliran sesat seperti komunisme, rasialisme, marxisme, sekulerisme, ghazwul-fikri (serangan pemikiran) dan lainnya, menyebarlah paham lain yang sangat berbahaya.

Paham ini bertujuan melenyapkan kepribadian muslim hingga larut dalam kesesatan semua agama. Paham ini adalah paham pluralisme agama. Para tokoh mereka mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif.

Sponsor utama dan pencetus pertama paham ini adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani yakni kaum zionis dan salibis. Mereka menggunakan segala macam sarana untuk memasarkan paham ini di seluruh penjuru negeri-negeri kaum muslimin.

Sangat disayangkan, ternyata banyak dari kaum muslimin yang terpengaruh dengan paham sesat ini. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang berperan aktif dalam memasarkannya melalui seminar, buku-buku, bahkan ada yang mengemasnya di dalam disertasi ilmiah.

Mengingat bahaya yang besar di balik propaganda sesat ini maka kami terpanggil untuk menyumbangkan sedikit saham di dalam membendungnya dengan mendudukkannya di hadapan dalil-dalil syar'i dan penjelasan para ulama Sunnah.

 
Sunnah dan Bid'ah

 

Ketika datang musibah ada sebagian kaum muslim yang mengadakan sholat malam berjamaah, dzikir jama’i, atau do’a jama’i. Akhirnya disebarlah undangan dan pamflet untuk mengundang kaum muslimin demi menyukseskan acara tersebut. Saat para pelajar akan menghadapi UAN pun banyak diserukan untuk mengadakan sholat malam berjama’ah di sekolah.

Namun apakah perbuatan tersebut sudah sejalan sesuai syar’i ataukah malah sebaliknya? Inilah yang insya Alloh akan kita bahas pada edisi kali ini.

Sesuatu yang harus selalu kita kedepankan ketika menghadapi masalah-masalah syar’i adalah pertanyaan mengapa dan bagaimana? Pertanyaan 'mengapa' adalah untuk menimbang keikhlasan dalam beramal, apakah engkau mengamalkannya hanya untuk Alloh  ataukah tidak?

Sedangkan pertanyaan 'bagaimana' adalah untuk menimbang kesesuaiannya dengan Sunnah Rosululloh shollallohu alaihi wassallam. Apakah amal tersebut sesuai dengan ajaran beliau atau tidak. Inilah timbangan ittiba’. Karena amal tidak akan diterima melainkan dengan dua syarat tersebut.

 
Pengeboman dikatakan jihad???

PENGEBOMAN DIKATAKAN SEBAGAI JIHAD?!


SADARLAH WAHAI PARA PEMUDA!


Oleh: Syaikh al-Allamah Abdul Muhsin bin Hamd al-'Abbad al-Badr hafidzohulloh.


Dinukil dan diterjemahkan oleh: Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah dari kitab Biayyi Aqlin Yakunu Tafjir wa Tadmir Jihadan?! Waihakum ... Afiiqu Ya Syabab !! oleh Syaikh al-'Allamah Abdul Muhsin bin Hamd al-'Abbad terbitan Mathba'atu Safir Riyadh, cetakan pertama 1424 H / 2003 M. Syaikhuna asy-Syaikh al-'Allamah Abdul Muhsin bin Hamd Al-'Abbad b adalah seorang ulama besar di Saudi Arabia, beliau adalah seorang guru besar dan mantan deputi Rektor Universitas Islam Madinah dan juga seorang pengajar di Masjid Nabawi hingga saat ini. Beliau dikenal dengan kegigihannya membela sunnah, tawadhu'nya, waro'nya, kezuhudannya dan perhatiannya yang sangat kepada para penuntut ilmu.


[MUQODDIMAH] 
...Sesungguhnya setan masuk kepada ahli ibadah untuk merusak agama mereka dengan ifroth (berlebihan) dan ghuluw (melampaui batas) di dalam agama, sebagaimana terjadi pada orang-orang Khowarij dan orang-orang yang terpengaruh dengan pemikiran mereka. Dan bahwasanya jalan keselamatan dari fitnah-fitnah adalah kembali kepada ahli ilmu, sebagaimana terjadi pada kembali dan taubatnya 2000 orang Khowarij sesudah didebat oleh Ibnu Abbas d, dan bertaubatnya sekelompok orang yang hendak mengikuti pemikiran Khowarij ketika mereka bertanya kepada Jabir a. Sesudah pengantar ini saya katakan: Alangkah miripnya malam ini dengan malam kemarin. Sesungguhnya aksi pengeboman dan penghancuran yang terjadi di kota Riyadh dan ditemukannya senjata-senjata dan bahan-bahan peledak ilegal pada awal tahun ini (1424H) di Makkah dan Madinah, semuanya itu adalah akibat penyesatan setan dan godaannya terhadap para pelaku pengeboman tersebut yang setan menampakkan indah pada sikap berlebihan dan ghuluw yang dilakukan oleh mereka, peristiwa yang terjadi ini di antara perkara paling buruk di dalam saat ihrom dan merusak di muka bumi, yang lebih buruk lagi bahwa setan menampakkan kepada para pelaku pengeboman tersebut bahwa aksi mereka adalah jihad, lalu dengan akal manakah dan dengan agama manakah disebut sebagai jihad: pembunuhan, menghilangkan banyak nyawa kaum muslimin dan orang-orang kafir mu'ahad, membuat ketakutan, membuat para wanita kehilangan suami-suami mereka, membuat anak-anak kehilangan bapak-bapak mereka, penghancuran terhadap bangunan-bangunan dan isinya ?!


Selanjutnya silahkan baca MAJALAH AL FURQON edisi 6 tahun ke-9 (Terbaru)

 


Edisi 2/3 Tahun Ke - 10 (106)

Jawa Rp. 12.000. Luar Jawa Rp. 13.000

Soaljawab

  • Keluarga Sakinah
  • Jual Beli
  • Seputar Masalah Sholat
  • Masalah Ghaib

situs ulama

  • Syaikh Abdul Aziz bin Baz
  • Syaikh Nashiruddin Al Albani
  • Syaikh Al Utsaimin
  • Syaikh Sholih Al Fauzan
  • Syaikh Rabi Al Madkhali

situs asatidz

  • Ustadz Abu Ubaidah As Sidawi
  • Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf

Link Web Islami

  • Maktabah Abu Muhammad
  • Jadwal Kajian Salaf
klik-anda-menuju-tasjilat alfurqon

Isi Majalah Al Furqon 106

Soal Jawab:

- Bila hari raya jatuh pada hari jum'at

- Wudhunya pemakai gigi palsu

- Membuat jamaah jum'at sendiri

Soal Jawab Muamalat:

- Batasan teras masjid

Manhaj:

- Fenomena ustadz palsu

- Kaidah-kaidah seputar fatwa

Atsar:

- Katakan "Allohu A'lam" kalau  tidak tahu

Aqidah:

- Sumpah dgn selain Alloh

Fatawa Syafi'iyah:

- Mengenal Imam Syafii lebih dekat

Ekonomi Islam:

- Umat Islam berniaga mengapa tidak?

Tazkiyatus Nufus:

- Sholat malam hukum dan adabnya

Kitab:

- Studi kritis buku ESQ

- Takfir pemikiran khowarij gaya baru

- Jangan gegabah memvonis kafir

Jejak Salafush Sholih

- Abu Bakar Ash-Shiddiqul Akbar

Bahasa Arab:

- Bab ketiga: Fi'il ditinjau penyusunannya

Nisa:

- Hukum seputar kholwat

Tafsir:

- Meraih hikmah puasa dgn ilmu dan amal

Fiqh:

- Kaidah fiqh seputar puasa

- Masalah kontemporer seputar puasa

- Pembatal puasa di zaman modern

Sunnah dan Bid'ah:

- Sholat hari raya di tanah lapang

Khutbah Idul Fithri:

- Arti sebuah kedamaian

Penunjuk Arah Kiblat

, Powered by Joomla! and designed by abu muhammad web hosting

valid xhtml valid css