• Tafsir
  • Aqidah
  • Hadits
  • Fiqh
  • Manhaj
  • Kitab
  • Nisa
  • Siroh
  • Tazkiyah
  • Kisah
  • Fawaid
  • Jejak Salaf
  • BHS

Home Siroh

Redaksi Majalah

  • Dewan Redaksi
  • Pengantar Redaksi
  • Surat Pembaca
  • Kios Majalah di kota anda

Produk Al Furqon

  • Gratis 1 Majalah Al Furqon
  • Langganan Majalah Al Furqon
  • 150 ribu dapat 50 eks edisi lama
  • Bundel Majalah

Menu

  • Home
  • Link
  • Buku Tamu
  • Download
  • About Us

Info Majalah

Banner

Pertanyaan dan Konsultasi

HP:   085 230 390 536

Fax: 031-3940347

Ruang Iklan

Herbal Reaksi Cepat

Hari Ini


Pengunjung

free hit counter
free hit counter
Majalah Al Furqon


Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates
Siroh
Sejarah Nabi

 

Hikmah di balik kekalahan kaum muslimin di perang Uhud sangat banyak, dan cukup sebagai hikmah yang paling besar adalah tercapainya derajat kemulian mati syahid. Seandainya para sahabat tidak mengalami kekalahan maka tidak akan banyak yang mati syahid atau bahkan tidak ada yang memperoleh kemuliaan mati syahid. Di samping itu, seandainya tidak mengalami kekalahan maka kemungkinan manusia bangga, ujub, sombong dan lupa kepada Robbnya. Maka dengan kekalahan seseorang akan tawadhu’, tawakal dan meminta pertolongan kepada Alloh dan tidak bergantung dan mengandalkan kekuatannya sendiri.

 
Perang Uhud

Kehidupan Rosululloh sholallohu 'alahi wasallam  diwarnai dengan dakwah dan jihad. Kala itu hampir tiap hari, pemandangan di kota Madinah adalah keluarnya serombongan pasukan dari kalangan sahabat untuk menghadapi musuh-musuh Alloh, dan berdakwah menyebarkan cahaya tauhid. Pada kali lain tampak masuknya serombongan tentara pulang dari peperangan, membawa kabar gembira. Semoga Alloh mematikan kita di medan perang, jihad fi sabiilillah melawan orang-orang kafir, sebab Rosululloh sholallohu 'alahi wasallam  bersabda: “Barangsiapa yang mati sedang ia tidak berperang dan tidak berniat dalam hatinya untuk perang maka ia mati dalam keadaan memiliki sifat kemunafikan.” (HR. Muslim: 1910)


Ulama mengatakan: "Agar kita selamat dari sifat yang tercela ini maka hendaknya kita memiliki niat yang ikhlas untuk ikut berjihad fi sabilillah, sebab kaum munafiklah yang tidak mencintai jihad dan tidak menginginkannya.



.... selanjutnya silahkan baca Majalah Al Furqon edisi 6 tahun ke 9 (Terbaru)

Info berlangganan: 081332756071

 


Edisi 2/3 Tahun Ke - 10 (106)

Jawa Rp. 12.000. Luar Jawa Rp. 13.000

Soaljawab

  • Keluarga Sakinah
  • Jual Beli
  • Seputar Masalah Sholat
  • Masalah Ghaib

situs ulama

  • Syaikh Abdul Aziz bin Baz
  • Syaikh Nashiruddin Al Albani
  • Syaikh Al Utsaimin
  • Syaikh Sholih Al Fauzan
  • Syaikh Rabi Al Madkhali

situs asatidz

  • Ustadz Abu Ubaidah As Sidawi
  • Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf

Link Web Islami

  • Maktabah Abu Muhammad
  • Jadwal Kajian Salaf
klik-anda-menuju-tasjilat alfurqon

Isi Majalah Al Furqon 106

Soal Jawab:

- Bila hari raya jatuh pada hari jum'at

- Wudhunya pemakai gigi palsu

- Membuat jamaah jum'at sendiri

Soal Jawab Muamalat:

- Batasan teras masjid

Manhaj:

- Fenomena ustadz palsu

- Kaidah-kaidah seputar fatwa

Atsar:

- Katakan "Allohu A'lam" kalau  tidak tahu

Aqidah:

- Sumpah dgn selain Alloh

Fatawa Syafi'iyah:

- Mengenal Imam Syafii lebih dekat

Ekonomi Islam:

- Umat Islam berniaga mengapa tidak?

Tazkiyatus Nufus:

- Sholat malam hukum dan adabnya

Kitab:

- Studi kritis buku ESQ

- Takfir pemikiran khowarij gaya baru

- Jangan gegabah memvonis kafir

Jejak Salafush Sholih

- Abu Bakar Ash-Shiddiqul Akbar

Bahasa Arab:

- Bab ketiga: Fi'il ditinjau penyusunannya

Nisa:

- Hukum seputar kholwat

Tafsir:

- Meraih hikmah puasa dgn ilmu dan amal

Fiqh:

- Kaidah fiqh seputar puasa

- Masalah kontemporer seputar puasa

- Pembatal puasa di zaman modern

Sunnah dan Bid'ah:

- Sholat hari raya di tanah lapang

Khutbah Idul Fithri:

- Arti sebuah kedamaian

Penunjuk Arah Kiblat

, Powered by Joomla! and designed by abu muhammad web hosting

valid xhtml valid css